Tidak pernah ada kata terlambat untuk belajar. Meskipun usia kita tidak lagi muda, namun mempelajari hal-hal baru atau mempertajam keterampilan-keterampilan tertentu dengan cara belajar yang efektif, akan selalu memberikan keuntungan yang luar biasa untuk kita.

Pengetahuan dan keterampilan baru selalu bisa membuka banyak pintu promosi untuk siapa saja, mulai dari peluang untuk jenjang karir yang lebih tinggi atau ide-ide segar untuk mengembangkan usahamu.

Tapi, mengingat usia kita yang tidak lagi ‘usia pelajar’ mungkin kita akan merasa enggan untuk kembali belajar sesuatu. Ingatan-ingatan tentang kisah kasih di sekolahmu dulu mungkin bukanlah memori yang menarik untuk diulang kembali. Tidak sedikit juga orang membenci masa-masa sekolahnya dulu, bagi mereka kelas merupakan penjara. Di lain sisi, orang-orang yang memiliki masa-masa indah di sekolah juga belum tentu menyukai konsep belajar kembali ini.

Menjadi pelajar dewasa atau adult learner tampaknya memang bukan sesuatu yang populer di Indonesia, namun bukan berarti kita tidak bisa mengubah pemikiran-pemikiran keliru yang telah tertanam pada bangsa kita yang tercinta ini.

“Aku sudah tua; sudah terlambat untuk belajar hal-hal baru”

Barusan adalah alasan yang paling sering aku dengar dari orang-orang yang sebenarnya belum bisa dibilang tua. Mereka adalah kenalan-kenalan dan rekan bisnisku, usianya berkisar dari 25 hingga 35 tahun. Masih sehat, masih fit, produktif dan punya banyak energi. Namun mereka mengucapkan kalimat tersebut tanpa perasaan bersalah sama sekali. Aku pun hanya bisa nyengir menanggapinya. Miris.

Sebagai manusia, spesies homo sapiens, tidak pernah ada penelitian yang membuktikan bahwa otak kita akan berhenti menerima pelajaran setelah kita menyelesaikan sekolah ataupun perguruan tinggi. Justru proses belajar yang sesungguhnya terjadi di luar kelas dan berlangsung sepanjang kehidupan kita.

Satu-satunya yang membatasi kita adalah kemauan kita.

“Aku sudah menyelesaikan pendidikan formalku; aku sudah capek belajar!”

Oke, tarik nafas…

Kita tahu, kebanyakan orang di dunia ini menjalani pendidikan sebagai sebuah sistem. Orang tua kita ingin kita sama dengan anak-anak lain, sekolah mulai dari SD sampai SMA/SMK lalu masuk perguruan tinggi, ke fakultas atau jurusan yang bukan minat kita agar kelak kita bisa berebut dengan anak-anak lain untuk saling menjatuhkan demi pekerjaan yang tidak kita sukai.

Kali ini situasinya berbeda, cuy! Bila dulu kamu menjalani pendidikan sebagai suatu kewajiban (baca: paksaan), maka saat kamu memutuskan untuk menjadi adult learner kamu memiliki kendali penuh. Kamu bebas memilih untuk mengeksplorasi apa yang menjadi minat dan bakatmu. Kamu juga bisa memilih cara belajar yang efektif. Aku yakin kamu akan terkejut saat mengetahui betapa cepatnya kamu mempelajari sesuatu yang menjadi minatmu.

“Gue udah kerja full-time; kalau gue pulang kerja ‘trus harus belajar ini itu lagi, bisa kelar hidup gue, cuy!”

Iya, aku tahu kita semua sibuk dan waktu kita terbatas. Tapi mari mengambil sudut pandang yang berbeda. Saat ini kamu bekerja untuk apa? Pastinya untuk membangun finansialmu, membangun karirmu dan mewujudkan semua impian-impianmu bukan?

Nah, bila kamu menyisihkan waktumu untuk belajar dan meningkatkan kemampuanmu, bukankah itu sebuah investasi yang akan mempercepat progress karirmu? Dengan bertambahnya kemampuanmu, berarti (value) nilaimu akan bertambah, kompetensimu juga meningkat, semua itu akan berbanding lurus dengan terbukanya peluang-peluang baru untuk meningkatkan karirmu lebih cepat dari sebelumnya. Lagi pula, kamu tidak harus belajar dengan cara konvensional, saat ini banyak tersedia media-media belajar dengan pendekatan yang lebih menyenangkan (fun learning).

Dengan membuat proses belajar menjadi menyenangkan, otak kita akan menyerap informasi-informasi baru dengan lebih baik!

Cara Belajar Yang Efektif Dan Menyenangkan Bagi Orang Dewasa

Sejujurnya, untuk kita yang usianya sudah memasuki dewasa awal, metode belajar konvensional itu sangat membosankan. Karena itu kita memerlukan revolusi yang membuat proses belajar menjadi lebih menyenangkan.

Cara Belajar Yang Efektif

1. Hidupkan Selera Humormu

Jangan menjadi orang yang terlalu serius kalau kamu tidak ingin cepat mati. Percayalah, dalam kondisi semalas apapun, lelucon-lelucon segar mampu mengangkat semua rasa penatmu. Selera humor adalah salah satu elemen penting yang bisa membuat hidupmu lebih menyenangkan, termasuk saat sedang mempelajari hal-hal baru.

Pilihlah mentor atau teman belajar yang kocak dan berselera humor tinggi, buang egomu yang selalu memasang tampang cool seperti Tom Cruise, tertawalah dengan lepas. Bahkan pada saat kamu sedang mempelajari hal-hal rumit seperti Photoshop, kamu bisa bersenang-senang dengan belajar mengedit wajah pasanganmu untuk dijadikan meme.

 

2. Manfaatkan Teknologi Yang Kamu Punya

Sadar atau tidak, kita sudah hidup di zaman yang teknologinya jauh lebih maju dibanding saat kita masih bersekolah dulu. Sehari-hari kita selalu ditemani smartphone, tablet atau laptop kemanapun kita pergi. Sadarkah kita bahwa gadget-gadget kesayangan kita ini bisa menjadi solusi untuk cara belajar yang efektif? Ada ribuan aplikasi dan piranti lunak lainnya yang bisa bisa membantu kita untuk mempelajari dan menguasai berbagai macam pengetahuan dengan metode yang mengagumkan

Contohnya, kamu tahu bahwa salah satu cara untuk mengekspansi kapasitas otak kita adalah dengan mempelajari bahasa baru, sehingga kamu pun memutuskan untuk mempelajari satu-dua bahasa baru. Ada ratusan aplikasi di luar sana yang bisa menyulap waktu senggangmu menjadi kursus kilat, aplikasi seperti Memrise dan Duolingo misalnya. Aku yakin kamu akan terkagum-kagum dengan cara-cara kreatif yang dirancang para developer untuk mengajarimu bahasa-bahasa baru dari nol!

Bukan hanya bahasa, teknologi dan internet telah membuka banyak kemungkinan yang dulu tak pernah terpikirkan untuk memudahkan siapapun untuk mempelajari apapun! Mulai dari bahasa, programming, kuliner, kerajinan, fitness, yoga, beragam bidang akademis (kuliah online), fotografi, modern dance, musik dan bermacam seni lainnya.

Jadi, lain kali saat kamu punya waktu luang atau boring karena nggak ada kegiatan, jangan buang-buang waktumu di sosial media. Kamu bisa mempelajari dan meningkatkan satu-dua skils bermanfaat dengan aplikasi-aplikasi favoritmu.

Cara Belajar Yang Efektif

3. Travelling!

Ya, traveling atau jalan-jalan bukan hanya memberikan manfaat rekreatif, tapi juga menciptakan pengalaman yang menyenangkan, pengembangan kepribadian, merangsang inspirasi dan banyak lagi.

Menjelajahi tempat-tempat baru akan membuatmu mengalami ledakan stimulus yang meningkatkan nalurimu untuk beradaptasi dan survive di lingkungan baru tersebut. Pengalaman-pengalaman yang kamu dapatkan dari travelling akan menjadi kenangan sekaligus pelajaran berharga yang semakin mematangkan karaktermu.

Bila memungkinkan, keluarlah dari kesibukanmu yang monoton, ruang kantor yang menjemukan, rutinitas yang itu-itu saja, dunia ini luas!

Kalau kamu sedang mempelajari sebuah bahasa, mengunjungi negara asal bahasa tersebut akan menjadi cara terbaik untuk mempelajari bahasa tersebut. Bukan hanya sekedar bahasa, kamu akan mendapatkan pengalaman terbaik belajar dan berbicara langsung dengan native speakers yang bukan hanya mengajarkanmu bahasanya, tapi juga nilai-nilai budaya mereka. Kapan lagi bisa mendapatkan kesenangan berjalan-jalan sekaligus cara belajar yang efektif dalam satu paket?

 

4. Mainkan Game Yang Menantang!

Pertama-tama, bila kamu punya pemikiran bahwa game hanya untuk anak-anak, kamu perlu merombak pemikiran itu. Kebanyakan game justru dirancang untuk orang-orang dewasa seperti kita dan menuntut kecerdasan, ketangkasan dan kemampuan logika yang tinggi untuk memainkannya.

KIta sebagai manusia memiliki naluri kompetitif yang harus disalurkan, game bisa menjadi salah satu medianya. Kita hanya perlu memilih permainan-permainan menantang dan edukatif yang sesuai dengan kita.

Bukan hanya, game konvensional, di luaran sana juga banyak aplikasi game yang memang ditujukan untuk mempelajari atau mempertajam kemampuan-kemampuan tertentu. Misalnya, bila kamu tertarik untuk mempelajari programming atau coding, ada banyak aplikasi game yang dirancang untuk menguji kemampuanmu dengan cara yang menyenangkan. Siapa sangka, ternyata game juga bisa menjadi salah satu solusi cara belajar yang efektif.

Memang kebanyakan game-game yang educational ditujukan untuk pengguna anak-anak, tapi kamu tidak perlu malu memainkannya, setidaknya tidak di depan kolegamu. Hehehe.

5. Cari Komunitas Yang Mendukungmu

Kita, manusia,  adalah mahkluk sosial. Apapun yang menjadi tujuan kita, kita akan menjadi lebih kuat apabila kita bersatu dan saling mendukung.

Ada ribuan bahkan lebih grup-grup atau komunitas-komunitas di dunia ini. Setiap grup atau komunitas adalah orang-orang yang bersatu untuk tujuan atau minat yang sama. Komunitas ini menjadi media untuk berbagi pengetahuan dan pengalaman, saling memotivasi dan mendukung, mengajari dan mendidik dengan cara yang paling alami.

Apapun yang sedang kamu pelajari, kamu hanya perlu menemukan komunitas yang tepat untuk mendapatkan dukungan dan sumber pengetahuan yang kamu butuhkan. Belajar dari pengalaman orang lain adalah cara belajar yang efektif dan paling efisien untuk menguasai keterampilan atau disiplin ilmu tertentu.

Bila kamu tidak bisa menemukan komunitas yang sesuai dengan bidang yang ingin kamu tekuni, entah karena keterbatasanmu untuk keluar atau memang tidak ada komunitas yang cocok di sekitarmu, kamu bisa mencari dan bergabung dengan komunitas online. Ada banyak forum-forum online baik yang berdiri sendiri maupun yang memanfaatkan media sosial sebagai rumahnya, kamu bisa dengan mudah mencari yang sesuai dengan minatmu.

Cara Belajar Yang Efektif

6. Bebaskan dirimu!

Santai sobat!

Jangan menjadi orang yang dibenci oleh dirimu sendiri. Terlalu forsir dan fokus dalam mempelajari sesuatu akan membuatmu jenuh dan kehilangan motivasi. Bukannya lebih cepat, tapi malah jadi setengah tiang. RIleks dan biarkan naluri eksplorasimu yang menuntun petualanganmu.

Let your curiosity guide you. Biarkan rasa ingin tahumu membawamu menjelajahi berbagai sumber alternatif untuk proses belajarmu — blog, video, dokumenter atau podcast. Pokoknya bebaskan! Karena dengan demikian, kamu secara tidak langsung mempertajam intuisimu, membiarkan pengetahuan mengalir memenuhimu secara alami dan lebih bermakna.

MIsalnya, kamu sedang belajar bahasa Mandarin. (Aku juga nih!)

Dari pada kamu menyiksa dirimu dengan buku-buku modul pelajaran yang njelimet itu, mendingan kamu pakai caraku. Kita mutilasi proyeknya! Kita bikin jadi lebih menarik dengan menggunakan sumber belajar yang bervariasi seperti video Youtube, artikel blog, atau video call dengan cewek dari Tiongkok sana. 😀

Oke, tidak sulit kan? Sekarang kamu tahu bahwa belajar itu bukan hanya untuk anak-anak dan remaja. Kita sebagai orang dewasa juga bisa –bahkan perlu untuk terus belajar sesuatu yang baru. Ayo mulai pelajari apa pun yang menjadi minatmu!