Malam itu—beberapa menit menjelang dini hari—aku mengasingkan diri dari keriuhan malam minggu di suatu hiburan malam. Perlu kalian ketahui, salah satu siklus penting dalam kehidupan individu berkepribadian extroverted introverted adalah social recharging. I need to disconnect and recharge myself.

kaffeine medan

Di ground floor Forum Nine ( berseberangan dengan Lippo Plaza/ Lapangan Benteng Medan), aku tidak sengaja menemukan sebuah coffee shop yang cukup unik. Di gedung ini—dan di Lippo Plaza di seberangnya—setahuku ada beberapa gerai franchise kedai kopi yang umum ditemui di mal-mal, tapi seperti biasa, pukul 22.00 sudah last order. Jadi aku melabuhkan pilihanku untuk mengasingkan diri di sana, di #KAFFEINE.

kaffeine medan

Desain interiornya cukup hangat dan menarik, pelayannya menyambutku ramah dan menawarkan booklet menu. Seperti biasa, setiap kali menyambangi sebuah kedai kopi, aku langsung menuju bar. Si pelayan langsung mengerti dan memanggilkan barista yang sedang nyantai di luar, maklum pikirku, sudah menjelang dini hari. Tidak lama kemudian kami sepakat dengan biji kopi Aceh Gayo (30gr) dan Chemex sebagai brewing method-nya.

kaffeine medan

Seperti kebanyakan kedai kopi kekinian, #KAFFEINE juga menggunakan gelas reaksi untuk menghidangkan kopi hasil seduhannya. Gelas kopi jadul dan sepotong biskuit cokelat jadi mempelainya. Sebulan sudah aku ditemani Mandheling di rumah, pagi itu saat kusesap sari Gayo, cita rasanya menyetrum sirkuit-sirkuit otakku yang mati suri akibat dentuman musik tadi malam.

#KAFFEINE
Gedung Forum Nine GF
Jl. Imam Bonjol, perempatan Lippo Plaza/Lapangan Benteng